Targetkan Akreditasi, STAIN Jalin MoU dan MoA Dengan Sejumlah Stakeholder
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorendum of Aggrement (MoA) dengan sejumlah stakeholder sebagai salah satu upaya mempercepat diperolehnya akreditasi perguruan tinggi.
Penandatanganan MoU dan MoA dilaksanakan di Lepa-lepa Room Villa Bogor, Kamis 1 Agustus 2019. Perguruan Tinggi Negeri ke-2 di Provinsi Sulbar itu menjalin MoU/Nota Kesepahaman dengan Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Majene (Diskominfo), UPTD Puskesmas Totoli, Rektor IAI DDI Polman, CEO Kompasna (Komunitas Pemerhati Anak Bangsa Indonesia) dan KPID Sulbar, sedangkan MoA/Perjanjian Kerjasama ditandatangani bersama Diskominfo, Radio Mammis, Ketua Prodi KPI IAI Polman, KUA Banggae, KUA Banggae Timur, MAN 1 Majene, MAN 1 Polman, Ponpes Hasan Yamani, Al-Ikhlas Lampoko, As-Salafi Parappe, dan DDI Baruga.

Dr. Napis Djuaeri, M.A, Ketua Stain Majene menjelaskan bahwa STAIN sering menjalin Mou/MoA dengan berbagai pihak yang sifatnya saling membantu dan saling menguntungkan. Misalnya MoU/MoA dengan Pemkab Majene untuk pengadaan lahan untuk STAIN dimana Pemkab Majene telah memberikan sekitar 14Ha, dengan Dinas Kesehatan untuk mendirikan klinik di kampus STAIN, dengan Pondok Pesantren untuk memperkenalkan STAIN kepada alumni Ponpes.
Fathiyah, S.Sos, M.I.kom, sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Komunikasi Penyiaran Islam STAIN yang menjalin MoA dengan Diskominfo menyatakan MoA diharapkan bisa saling memberikan keuntungan pada kedua belah pihak, misalnya dengan program magang bagi mahasiswa STAIN di kantor Diskominfo, sehingga mahasiswa dapat membantu Diskominfo dengan implementasi ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, dan sebaliknya mahasiswa mendapatkan pengalaman sebagai bekal memasuki dunia kerja di kemudian hari. Fathiyah menambahkan bahwa selama ini pihaknya telah menjalin kedekatan dengan Diskominfo sebagai stakeholder dengan meminta staf yang berkompeten dari Diskominfo untuk turut mengajar di STAIN Majene.
Sementara Insyiah Syamti ST, Kabid Pelayanan Media dan Informasi Publik Diskominfo menyatakan sangat mendukung dan siap menjalin kerjasama untuk Pengembangan SDM dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi dan sebaliknya pihak STAIN dapat membantu Diskominfo untuk mendapatkan informasi dan sekaligus menyebarluaskannya, salah satunya dengan menjadi PID (Petugas Informasi dan Dokumentasi) melalui program Pesan Sinanda (Penyebarluasan Informasi Pemerintah Daerah) Kabupaten Majene.