"Selamat datang di Kabupaten Majene"

Suspendisse interdum consectetur libero id. Fermentum leo vel orci porta non. Euismod viverra nibh cras pulvinar suspen.

Desa Palipi Soreang Sabet Juara 1 Lomba Kebun Dasawisma Majene 2026

18 Agustus 2026 Dilihat 9 kali Diskominfo Majene

Desa Palipi Soreang Sabet Juara 1 Lomba Kebun Dasawisma Majene 2026

MAJENE – Sebanyak delapan desa di Kabupaten Majene berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang Lomba Kebun Dasawisma Tahun 2026. Pengumuman dan penyerahan hadiah dilakukan dalam Malam Ramah Tamah Peringatan HUT ke-81 RI yang digelar di pendopo Rumah Jabatan Bupati Majene, Senin (17/8/2026).

Lomba Kebun Dasawisma merupakan program Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Majene untuk mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan, gizi, dan ekonomi keluarga.

Ketua TP-PKK Kabupaten Majene, Hj. Najmah Andi Syukri, mengatakan bahwa lomba ini diikuti oleh seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Majene. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek produktivitas, keanekaragaman tanaman, kebersihan, serta inovasi.

"Alhamdulillah, antusiasme desa luar biasa. Ini bukti ibu-ibu dasawisma berperan besar dalam menjaga ketahanan pangan keluarga di tengah kemarau," ujar Najmah.

Berikut adalah daftar pemenang Lomba Kebun Dasawisma Kabupaten Majene Tahun 2026:

Juara 1: Desa Palipi Soreang, Kecamatan Banggae (92,50 poin)

Juara 2: Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang (90,75 poin)

Juara 3: Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda (88,90 poin)

Harapan 1: Desa Tubo, Kecamatan Tubo Sendana (87,25 poin)

Harapan 2: Desa Tallangbalao, Kecamatan Tammerodo Sendana (85,80 poin)

Harapan 3: Desa Salutambung, Kecamatan Ulumanda (83,60 poin)

Harapan 4: Desa Buttu Baruga, Kecamatan Banggae Timur (82,55 poin)

Harapan 5: Desa Puttada, Kecamatan Sendana (82,10 poin)

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Majene, Andi Achmad Syukri, dengan didampingi oleh Ketua TP-PKK, unsur Forkopimda, serta camat se-Kabupaten Majene di sela-sela acara ramah tamah HUT ke-81 RI.

Andi Achmad Syukri, sangat mengapresiasi inovasi dari para warga tersebut. 

"Kebun dasawisma ini ukurannya kecil, tetapi dampaknya besar. Ada sayur, buah, hingga obat-obatan. Ini adalah contoh nyata kemandirian masyarakat," tegas Bupati.

Perwakilan dari Desa Palipi Soreang selaku peraih juara pertama, Wardin Wahid, mengaku sangat bangga atas pencapaian ini. 

"Kami menanam cabai, kangkung, kelor, dan tanaman obat keluarga (toga). Hasilnya sudah bisa digunakan untuk konsumsi sendiri dan sebagian lagi dijual," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Majene menargetkan program Kebun Dasawisma ini dapat diperluas ke seluruh desa pada tahun 2027 mendatang sebagai bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah.

Share on:

Pemerintah Kabupaten Majene