Pemerintah Kabupaten Majene gelar Upacara Bendera peringati Hari Kesadaran Nasional
Majene, - Sekretaris Daerah, H. Ardiansyah, S.STP bertindak sebagai Pembina Upacara pada Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional yang diadakan pukul 07.50 WITA di Pendopo Rujab Bupati Majene, Jl. Tenno Heiko, Kelurahan Pangali-Ali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Provinsi Sulbar, Rabu (17/7/2024).
Dalam amanatnya, H. Ardiansyah S.STP menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan upacara yang kembali diadakan pada tanggal 17 Juli 2024. Beliau berharap kesadaran nasional dimulai dari kesadaran individu, terutama dalam momentum Bulan Muharram ini, yang digunakan untuk introspeksi diri.
Upacara Hari Kesadaran Nasional di Majene digilir antara instansi vertikal agar menjadi informasi yang menyeluruh. H. Ardiansyah juga mengapresiasi tiga tahun lebih kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Majene dalam melaksanakan janji-janji RPJMD, serta kerja keras seluruh stakeholder, terutama dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Majene yang kini berada di peringkat kedua.
Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada TNI/Polri, khususnya Babinsa dan Babinkamtibmas, serta jajaran kesehatan mulai dari kecamatan hingga desa atas kerja keras mereka dalam pelaksanaan posyandu. Terkait pelaksanaan polio nasional, sesuai dengan surat edaran Mendagri, upaya pemberian polio secara serentak akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024 bagi anak-anak usia 0 hingga 6 tahun 11 bulan.
Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) sebagai pelaksana Upacara Bendera Hari Kesadaran Nasional, Tarman, S.E sebagai Pemimpin Upacara.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kompol Agussalim Arsyad, S.Ag., M.H (Wakapolres Majene), Lettu Inf Ramli (Dankipan A Yonif 721/Mks), Haris Capry Sitaputar, SH (Kasub Ekonomi, Keuangan dan Pengaman Pembangunan Strategis Kajari Kabupaten Majene), Para Asisten Pemda Kabupaten Majene, dan Para Kepala OPD Kabupaten Majene
Upacara Hari Kesadaran Nasional dilaksanakan untuk memelihara dan meningkatkan rasa kesadaran nasional, tanggung jawab, dan disiplin bagi pegawai negeri. Selain itu, upacara ini merupakan momen untuk menyegarkan kembali semangat dalam menjalankan tugas masing-masing, mengingat sifat manusia yang kadang merasa malas atau jenuh dalam rutinitas keseharian sebagai ASN.