Pameran Inovasi Proper Diklatpim, Bupati: Harus Berkelanjutan
Pemkab Majene bekerja sama dengan Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan LAN Makssar menyelenggarakan pemeran inovasi Proyek Perubahan (Proper) Diklatpim III Angkatan IV di Aula Tammajarra LPMP Majene, Rabu 17 Juli 2019.
Pameran dibuka dengan pengguntingan pita oleh Bupati Majene Fahmi Massiara, didampingi Wakil Bupati Lukman, Sekda Andi Ahmad Syukri Tammalele, dan Tim Penguji dari LAN Makassar Guntur Karnaeni. Bupati dan rombongan kemudain berkeliling area pameran untuk melihat proper yang ditampilkan di booth peserta satu per satu. Proper merupakan gagasan dari peserta diklat untuk menjawab tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas, yang diwujudkan dalam terobosan untuk meningkatkan kinerja dari OPD tempat peserta bertugas.
Pameran inovasi ini diikuti 39 peserta (reformer) dari pejabat atau calon pejabat Eselon III dari berbagai OPD di Pemkab Majene yang masing-masing mengusung proper sesuai dengan Tupoksinya.

Salah satu peserta, Insyiah Syamti dari Diskominfo, dalam propernya menyebarluaskan informasi daerah dengan merekrut petugas dari berbagai desa dan kelurahan serta OPD di Kabupaten Majene sebagai kontributor yang mengirim berita kejadian atau kegiatan di wilayah kerja mereka masing-masing untuk diterbitkan di website Pemkab Majene, majenekab.go.id. Karena melibatkan banyak pihak dari petugas resmi, penyebarluasan informasi dapat ditingkatkan dan dipertanggung jawabkan.

Peserta lain, Nurkiah Wahyu dari RSUD Majene dengan propernya mengajak masyarakat untuk cerdas dalam menggunakan obat antibiotik, karena penggunaan yang tidak rasional dapat menyebabkan kekebalan bakteri terhadap antibiotik.

Sementara proper Hafni Atjo dari Dinas PMD, berusaha untuk memasyarakatkan kembali kegiatan menenun sutera Mandar yang kian hari penenunnya makin sedikit, sehingga peningkatan ekonomi masyarakat dapat ditingkatkan.

Ada juga proper Najibah, Sekcam Banggae, yang mengolah sampah menjadi produk kreatif yang bernilai jual, sehingga dapat meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mampu meningkatkan penghasilan masyarakat. Dan tentunya reformer lainnya tak ketinggalan mengusung inovasi propernya masing-masing.

Bupati Majene, Fahmi Massiara seusai meninjau booth menyampaikan harapan agar inovasi-inovasi dari para reformer tetap berkelanjutan terutama yang berupa aplikasi, sementara yang berupa perencanaan harus diprogram terlebih dahulu di OPD masing-masing.
Sementara Wakil Bupati Majene, Lukman mengapresiasi pameran yang merupakan wadah reformer untuk mewujudkan gagasan dan hasil pendidikan selama diklat, seraya berharap ada peningkatan kualitas kepribadian dari para reformer.
Senada, Sekda Majene, Andi Ahmad Syukri Tammalele menyambut gembira pelaksanaan pameran ini dan optimis inovasi yang ditampilkan mampu mewujudkan harapan di masa yang akan datang.
Tim Penguji dari LAN Makassar, Guntur Karnaeni juga menilai positif pelaksanaan pameran dan menyatakan perlunya dukungan dana dari pemerintah untuk mengimplementasikan inovasi-inovasi dari para reformer.