"Selamat datang di Kabupaten Majene"

Suspendisse interdum consectetur libero id. Fermentum leo vel orci porta non. Euismod viverra nibh cras pulvinar suspen.

Majene Target Prevalensi Stunting Turun ke 11%

24 Maret 2022 Dilihat 72 kali admin

Majene Target Prevalensi Stunting Turun ke 11%

Majene, – Wakil Bupati Majene Aris Munandar membuka rakor rencana aksi analisis situasi dan cakupan intervensi program kegiatan percepatan penurunan angka stunting Kabupaten Majene,  di Aula Tammajarra  LPMP, Rabu 23 Maret 2022.

Aris menyampaikan, berdasarkan survei tahun 2021, Provinsi Sulawesi Barat berada pada kondisi akut dengan prevalensi stunting 33,8%, dimana Kabupaten Majene memiliki angka prevalensi tertinggi kedua di Sulbar sebesar 35,7% berdasarkan data SSGI.

“Penurunan prevalensi stunting membutuhkan intervensi terpadu, dimulai dari analisis situasi yang melahirkan data valid dan akurat mencakup program spesifik dan sensitif dalam hal penanganan,” katanya.

Penanggulangan stunting sejalan dengan visi misi Kabupaten Majene, Unggul, Mandiri dan Religius yang tertuang dalam misi mewujudkan SDM  yang unggul dan kompetitif.

“Kami targetkan dalam periode 2021-2026 penurunan prevalensi stunting akan mencapai 11%,” kata Aris. “Kita berharap kolaborasi bersama di setiap lintas sektor dengan fokus pada penyelesaian masalah yang berbasis outcome, bukan hanya output seremonial saja.”

Rakor diikuti CEO Team Leader Iney Region 5 Ditjen Binabangda Kemendagri, dari provinsi dihadiri BKKBN, Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, dari kabupaten dihadiri para pimpinan OPD, para Camat, TP PKK, Kepala Puskesmas, Kepala UPTD KB, Kepala Desa Lokus Stunting, TA P3MD dan Kotaku serta Korkab PKH, BNPT dan Tim TPPS.

Share on:

Pemerintah Kabupaten Majene