Bupati Instruksikan Perangkat Daerah Sukseskan Sensus Penduduk
Majene, – Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele (AST) menginstruksikan seluruh pimpinan OPD dan para Camat agar menghimbau jajarannya untuk menyukseskan kegiatan sensus penduduk (SP) 2020 atau sensus penduduk long form di tahun 2022. Instruksi tersebut disampaikan saat membuka kegiatan pelatihan petugas long form sensus penduduk tingkat Kabupaten Majene di Aula Tammajarra LPMP Sulbar, Selasa 10 Mei 2022.
Menurut AST, long form SP 2022 begitu penting karena diharapakan dapat menghasilkan berbagai parameter demografi serta karateristik pendukung lainnya untuk menghasilkan indikator SDGs (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) di bidang kependudukan.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam sensus penduduk 2020 dan juga menginstruksikan seluruh pimpinan OPD dan para Camat untuk menghimbau jajaran dibawahnya untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata AST.
Kepala BPS Majene, Syihabuddin menjelaskan bahwa SP 2020 yang dilanjutkan tahun 2022, berupa pendataan long form yang dimulai dari perencanaan pelaksanaan pendataan short form dan long form pada tahun 2018, hingga pembatalan pelaksanaan pendataan long form di 2021 akibat refocusing anggaran.
Tujuan pendataan long form adalah untuk memperkirakan jumlah, distribusi, dan komposisi penduduk serta untuk memperoleh data untuk perhitungan parameter demografi (kelahiran, kematian, dan migrasi), serta sebagai sumber data dari indikator angka kematian ibu.
Disamping itu, hasil sensus penduduk 2020 dapat dimamfaatkan untuk perencanaan dan proyeksi penduduk sampai tahun 2050, atau untuk penyempurnaan data administrasi kependudukan yang di kelola oleh Kementerian Dalam Negeri.
Sensus penduduk akan dilakukan pada Mei sampai Juni 2022. Koresponden akan mendapatkan 83 pertanyaan yang berisi variabel yang dibutuhkan BPS yaitu individu 13 Pertanyaan, fertilitas dan mortalitas 22 pertanyaan, migrasi/mobilitas 18 pertanyaan, disabilitas 11 pertanyaan, pendidikan dan komunikasi 4 pertanyaan, perumahan 10 pertanyaan, dan ketenagakerjaan 5 pertanyaan.


