"Selamat datang di Kabupaten Majene"

Suspendisse interdum consectetur libero id. Fermentum leo vel orci porta non. Euismod viverra nibh cras pulvinar suspen.

Bupati & Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Maulid , Tradisi Bersejarah Penyebaran Islam di Majene

25 Agustus 2026 Dilihat 28 kali Diskominfo Majene

Bupati & Gubernur Sulbar Hadiri Peringatan Maulid , Tradisi Bersejarah Penyebaran Islam di Majene

MAJENE — Pemerintah Kabupaten Majene bekerja sama dengan Keluarga Besar Rumpun Masyarakat Poralle Salabose menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Syekh Abdul Mannan, Lingkungan Salabose, Kelurahan Pangaliali, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Selasa (25/8/2026). 

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Untuk Mewujudkan Generasi Berakhlak Mulia, Berkarakter dan Berlandaskan Kearifan Lokal” ini dihadiri sekitar 500 orang, termasuk  Bupati Majene Achmad Syukri dan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulbar Syamsul Samad, Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulbar Jumiaty Andi Mahmud, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi Sulbar Farid Wajdi, Wakil Bupati Majene Andi Rita Mariani, serta Ketua DPRD Kabupaten Majene M. Idwar, Dandim 1401/Majene Aji Setyawan, Kapolres Majene Muhammad Amiruddin, dan Kajari Majene Andi Irfan. 

Peringatan ini juga diikuti oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majene Najmah M.B. Fatta, para pejabat OPD provinsi dan kabupaten, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diisi dengan lantunan sholawat, pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an, prosesi pensucian benda pusaka, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan, penyampaian hikmah maulid, serta doa penutup.

Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Gaus dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid di Salabose merupakan tradisi turun-temurun. Tradisi ini terus dijaga sebagai bentuk syukur sekaligus penghormatan kepada para leluhur yang telah meletakkan dasar penyebaran Islam di bumi Majene.

Bupati Majene Achmad Syukri mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana muhasabah dan perbaikan diri, serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Ia meminta masyarakat untuk selalu bersyukur atas kesempatan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai wujud kecintaan, penghormatan, dan keteladanan kepada Rasulullah.

Achmad Syukri juga mengingatkan masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan keutuhan daerah. Ia mengajak semua pihak bersatu membangun Majene melalui semangat “Sibaliparriq Majene Rumah Kita” menuju visi Majene Maju, Mandiri dan Berbudaya. Mengakhiri sambutannya, Bupati mengutip pesan Ali bin Abi Thalib mengenai pentingnya menjaga hati dari kebencian dan sepenuhnya mencintai Allah dan Rasul.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menegaskan bahwa Salabose merupakan titik penting sejarah dan kebudayaan di Majene. Menurutnya, tidak ada wilayah lain yang melaksanakan Maulid sebelum pelaksanaan Maulid di Salabose. Hal ini karena Salabose memiliki makna tersendiri sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur serta pelestarian adat dan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun. 

Ia berharap peringatan Maulid tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi momentum mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta meningkatkan keimanan.

Hikmah Maulid Nabi disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene Sahlan. Ia menyampaikan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah, melainkan momentum untuk meneladani akhlaknya, seperti kejujuran, amanah, kasih sayang, musyawarah, dan keadilan. Nilai-nilai tersebut dapat dipadukan dengan kearifan lokal masyarakat Mandar agar terwujud masyarakat yang harmonis, beradab, dan bermartabat.

Kegiatan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Syekh Abdul Mannan Salabose yang dimulai pukul 13.30 Wita tersebut berakhir pada pukul 15.30 Wita dalam keadaan aman dan tertib.

Share on:

Pemerintah Kabupaten Majene